Ulasan Kingdom: Ashin of the North Akan Membuat Penonton Tertegun

Ulasan Kingdom: Ashin of the North Akan Membuat Penonton Tertegun

Ulasan Kingdom: Ashin of the North Akan Membuat Penonton Tertegun

Penonton pastinya akan tertegun ketika mendengar sutradara Kim Sung-hoon mengatakan Kingdom: Ashin of the North adalah naskah terbaik yang ditulis Kim Eun-hee dalam semesta Kingdom. Klaim itu terbukti dapat diterangkan, setidaknya berdasarkan pengukuranku. Hal ini terbukti setelah menonton episode spesial hingga akhir. Kim Eun-hee, sang sutradara seolah membawa penonton perlahan-lahan untuk menyaksikan kisah Ashin dan unsur politik sejumlah kelompok di sana. Saat sudah terbawa alur ceritanya, sejumlah kejutan malah disiapkan.

Episode spesial ini mengisahkan mulanya warga Joseon yang menjadi zombi serta kehidupan Ashin (Jun Ji-hyun), sosok yang dijumpai Lee Chang (Joo Ji-hoon) ketika ke Utara di akhir Kingdom 2. Sinopsis lengkap Kingdom: Ashin of the North dapat dibaca di sini. Penulis Kim Eun-hee mengungkapkan kisah hal yang demikian satu per satu secara rinci dan perlahan. Mulai dari hewan yang tidak pernah di tampilkan dalam dua musim sebelumnya, fungsi dari hewan itu sendiri di antara tiga kelompok masyarakat adalah Joseon, Seonjeoyain, dan Pajeowi (kumpulan rakyat Jurchen) yang penuh persoalan, serta pembalasan dendam yang seperti itu manis. Sehingga terang aksi menegangkan di kejar zombi bukan menu utama dalam episode spesial ini.

Kingdom Ashin of the North Mempertontonkan Persoalan Kemanusiaan

Bagi penonton yang ingin menyaksikan zombi dalam film ini sepertinya perlu sedikit bersabar. Kingdom Ashin of the North lebih mempertontonkan persoalan kemanusiaan yang dapat terhubung dengan masyarakat pada umumnya. Awal mula cerita ini dari para warga Seongjeoyain yang sudah tinggal di tanah Joseon selama lebih dari 100 tahun lamanya. Seongjeoyain memisahkan kelompok orang yang tersisihkan, tidak di terima di satu sisi, dan juga tidak di akui di sisi yang lain. Rasa sakit, malu, hingga harga diri yang harus ia pendam di perankan sangat kongkret melalui akting Kim Roi-ha sebagai Tahab, ayah Ashin sekalian yang paling di tuakan di antara warga, ketika berupaya mendapatkan hak serta pengakuan untuk warganya. Semua di kerjakan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

Begitu juga dengan kisah Ashin muda (Kim Si-a) yang dapat terhubung dengan banyak masyarakat seperti sekarang ini. Rasa takut kehilangan orang yang di kasihi membuatnya mengerjakan semua sistem dan upaya untuk memastikan mereka konsisten hidup tanpa memikirkan konsekuensinya. Tidak lupa dengan pendalaman karakter Min Chi-rok (Park Byung-eun) yang tampak memerankan abu-abu. Keputusan serta keloyalannya pada negara tidak dapat serta merta di nilai betul atau salah, hitam atau putih. Karena nyawa orang tidak bersalah menjadi taruhannya. Terakhir adalah Ashin dewasa (Jun Ji-hyun).

Baca Juga : A Perfect Fit, Film Orisinal Netflix Indonesia Dengan Arus Budaya Bali

Sama seperti ayahnya, ia harus menelan pil pahit tetapi kali ini untuk balas dendam. Perasaannya yang sudah dingin kian parah ketika mengetahui kebenaran yang selama ini tersembunyi. Sehingga dapat di bilang para bintang dalam episode spesial ini sukses menghidupkan karakter dan mempersembahkan pesannya masing-masing kepada penonton. Salah satu yang pasti di nantikan para penonton adalah kedatangan zombi. Kim Eun-hee bersama Sutradara Kim Sung-hoon kembali menghadirkan para mayat hidup hal yang demikian secara liar, agresif, dan penuh darah, yang dapat memuaskan para penonton.

Alur Cerita Yang Sangat Mulus dan Dinantikan Penonton

Selain itu, satu hal yang benar-benar menarik perhatian adalah transisi antara Ashin muda ke dewasa yang seperti itu mulus. Itu menjadi adegan yang layak untuk disaksikan ulang. Hanya satu catatan kecil untuk episode spesial ini, adalah gelap. Sebagian besar adegan film ini tampil dengan suasana gelap atau rendah pencahayaan. Sehingga, mata perlu bekerja keras terutama ketika menyaksikan adegan ketika malam hari.

Dengan keseluruhan, saya juga sangat sependapat dengan keputusan Kim Eun-hee yang menciptakan Ashin of the North sebagai episode spesial bukan musim tersendiri. Dengan sistem itu, penonton dapat mengetahui sejarah wabah hal yang demikian secara singkat, terang, dan padat. Itu pula dengan kejutan yang sang sutradara siapkan jelang akhir episode yang membuat Saya yakin Ashin of the North menjadi naskah terbaik dari semesta Kingdom yang ada sampai saat ini.

Karena kagum menyaksikan Kingdom: Ashin of the North, aku kini berkeinginan dalam waktu dekat akan ada pengumuman sah. Mengenai jadwal tayang Kingdom 3 atau mungkin spinoff lainnya. Tak, Jun Ji-hyun mengatakan Kingdom pada dasarnya amat berpeluang di kembangkan menjadi semesta yang seperti itu luas. Saya juga pastinya amat menantikan pengembangan karakter serta nasib dari Aidagan (Koo Kyo-hwan) yang belum di eksplorasi dalam episode spesial ini. Kingdom: Ashin of the North adalah episode spesial khusus dewasa karena mengandung kekerasan. Episode spesial ini tayang 23 Juli 2021 dan dapat Anda tonton di Netflix.